Komponen dan Struktur Utama
- Konstruksi Girder: Menggunakan profil baja standar (I-Beam / H-Beam) untuk kapasitas kecil atau Welded Box Girder (balok kotak las) untuk span yang lebih panjang agar meminimalkan lendutan (deflection).
- Posisi Hoist: Sistem electric hoist dan trolley dipasang menggantung dan bergerak di sepanjang flensa bawah (flange) balok girder.
- Mekanisme Gerak: Dilengkapi dengan sepasang End Carriage (sadel roda) di kedua ujung untuk menggerakkan crane maju-mundur di sepanjang rel dinding bangunan.
Spesifikasi Umum Single Girder Overhead Crane
Spesifikasi di bawah ini merupakan standar umum yang digunakan pada manufaktur global dan regional (seperti desain standar ISO/FEM maupun integrasi unit hoist Hitachi/sejenisnya):| Parameter Teknis | Rentang Spesifikasi Standar | Keterangan / Opsi Kontrol | |
|---|---|---|---|
| 1 | Kapasitas Angkat (SWL) | 1 Ton s.d. 20 Ton (Umumnya optimal di 3, 5, 10 Ton) | Disesuaikan dengan kapasitas electric hoist. |
| 2 | Panjang Bentang (Span) | 7.5 Meter s.d. 31.5 Meter | Jarak antara rel Runway Beam kiri dan kanan. |
| 3 | Tinggi Angkat (Lifting Height) | 6 Meter s.d. 18 Meter (Bisa hingga 30m) | Tergantung kapasitas drum gulungan wire rope. |
| 4 | Kelas Kerja (Duty Class) | ISO M3, M4, M5 / FEM 1Bm, 1Am, 2M | Penggunaan ringan hingga intensitas menengah. |
| 5 | Kecepatan Naik-Turun (Hoisting) | 5 s.d. 12 m/menit (Single / Dual Speed) | Kecepatan angkat beban vertikal. |
| 6 | Kecepatan Trolley (Cross Travel) | 5 s.d. 20 m/menit (Dapat menggunakan VFD) | Gerakan horizontal hoist menyusuri balok girder. |
| 7 | Kecepatan Crane (Long Travel) | 10 s.d. 30 m/menit (Dapat menggunakan VFD) | Gerakan maju-mundur seluruh jembatan di atas rel gedung. |
| 8 | Tipe Konstruksi Girder | I-Beam Profile (Kapasitas kecil) atau Welded Box Girder | Menentukan kekakuan dan batas lendutan (deflection). |
| 9 | Sistem Kontrol Kelistrikan | Pendant Push Button (Kabel) / Radio Remote Control | Tegangan kontrol aman biasanya AC 24V / 48V / 200V. |
| 10 | Sumber Daya Utama (Power) | 3-Phase, AC 380V - 415V, 50Hz / 60Hz | Standar tegangan listrik industri pabrik. |
Aplikasi Industri Single Girder Overhead Crane
| Sektor Industri | Fungsi & Skenario Operasional | Jenis Material / Beban yang Ditangani |
|---|---|---|
| Gudang Logistik & Distribusi | • Bongkar muat barang dari armada truk. | • Palet logistik berat. |
| • Penataan area penyimpanan dan transfer palet. | • Crate (peti kayu/plastik). | |
| • Efisiensi pemanfaatan ruang lantai kerja. | • Komoditas dalam kemasan besar. | |
| Bengkel Fabrikasi & Workshop | • Memindahkan material setengah jadi antar-stasiun kerja. | • Profil baja (I-Beam, H-Beam). |
| • Mengangkat plat baja sebelum proses potong/tekuk. | • Rangka struktural logam. | |
| • Membantu mekanik saat merakit mesin konstruksi. | • Plat logam mentah. | |
| Manufaktur Otomotif | • Penggantian cetakan mesin (dies stamping). | • Blok silinder & transmisi. |
| • Pemindahan komponen sasis di jalur perakitan. | • Cetakan logam (molds & dies). | |
| • Penataan stok mesin dan transmisi kendaraan. | • Sasis dan bodi kendaraan. | |
| Pabrik Plastik & Kemasan | • Penggantian silinder cetak (printing silinder). | • Gulungan film plastik (roll). |
| • Pengisian bahan baku bijih plastik ke dalam hopper. | • Jumbo bag bijih plastik. | |
| • Pemindahan gulungan produk jadi ke area packing. | • Komponen mesin ekstrusi. | |
| Pengolahan Air & Limbah (WTP) | • Pengangkatan pompa besar untuk pemeliharaan berkala. | • Submersible pump (pompa benam). |
| • Penggantian katup air (valve) berukuran masif. | • Katup pipa utama industri. | |
| • Penanganan material kimia dalam tangki penampung. | • Kontainer bahan kimia penjernih. | |
| Industri Logam & Pengecoran | • Penanganan material skrap di gudang penyimpanan. | • Bundel pipa baja. |
| • Pemindahan produk logam setelah proses milling. | • Gulungan kawat baja (wire rod). | |
| • Pengangkatan produk jadi (pipa/kawat) ke gudang. | • Produk hasil pengecoran kecil-menengah. |
Double Girder Overhead Crane dirancang untuk menangani beban berat hingga sangat berat dengan frekuensi kerja yang intens (heavy duty). Konstruksinya menggunakan dua balok utama (girder paralel) yang memberikan kekuatan struktural yang jauh lebih kaku dan stabil.
⚙️ Deskripsi Struktur & Keunggulan
- Desain & Posisi Hoist: Sistem trolley dan hoist (kepiting/troli kepiting) berjalan di atas permukaan rel yang dipasang pada kedua balok utama (bukan menggantung). Desain ini memberikan keuntungan headroom yang maksimal karena kait angkat dapat dinaikkan hingga di antara kedua balok girder.
- Kekakuan Struktural: Sangat tahan terhadap lendutan (deflection) dan gaya torsi. Tipe ini merupakan pilihan wajib untuk bentangan ruangan yang sangat lebar (span panjang) atau ketika membutuhkan fitur tambahan seperti platform perawatan (maintenance walkway) di sepanjang jembatan crane.
- Fitur Tambahan: Sangat fleksibel untuk ditambahkan auxiliary hoist (kait kedua yang lebih kecil untuk mengangkat beban ringan dengan lebih cepat) atau kabin operator (operator cab).
Spesifikasi Umum Double Girder Overhead Crane
Spesifikasi di bawah ini merupakan standar umum yang digunakan pada manufaktur global dan regional (seperti desain standar ISO/FEM maupun integrasi unit hoist Hitachi/sejenisnya):| 1 | Parameter Spesifikasi | Rentang Standar Operasional | Keterangan / Catatan |
| 2 | Kapasitas Angkat (SWL) | 5 Ton – 500+ Ton | Umumnya digunakan untuk kapasitas di atas 10 Ton hingga ratusan ton. |
| 3 | Panjang Bentangan (Span) | 7.5 Meter – 40+ Meter | Sangat stabil untuk bangunan pabrik yang sangat lebar. |
| 4 | Tinggi Angkat (Lifting Height) | 6 Meter – 40 Meter | Menawarkan tinggi angkat bersih (net lift) yang lebih tinggi dari single girder. |
| 5 | Kecepatan Angkat (Hoisting Speed) | 2 – 15 m/menit | Biasanya menggunakan sistem multi-kecepatan atau VFD untuk kontrol presisi. |
| 6 | Kecepatan Geser (Cross Travel) | 10 – 40 m/menit | Pergerakan unit trolley di atas rel kedua balok girder. |
| 7 | Kecepatan Jalur (Long Travel) | 20 – 75 m/menit | Pergerakan seluruh jembatan crane di sepanjang jalur runway. |
| 8 | Kelas Kerja (Duty Class) | ISO M5, M6, M7 / FEM 2m, 3m, 4m | Dirancang untuk siklus kerja berat berkelanjutan (continuous heavy operation). |
| 9 | Sistem Kontrol | Cabin Control / Remote Control / Pendant | Industri berat umumnya menggunakan kabin operator terintegrasi atau wireless remote. |
| 10 | Tegangan Listrik (Power Supply) | 380V – 415V / 50Hz (3 Phase) | Menyesuaikan dengan standar suplai listrik tegangan industri. |
Spesifikasi ini dirancang berdasarkan standar universal industri untuk kelas kerja menengah hingga berat (seperti Model QD):
Aplikasi Industri Double Girder Overhead Crane
| Sektor Industri | Jenis Aplikasi Spesifik | Alasan Penggunaan Double Girder |
|---|---|---|
| Pabrik Baja & Pengecoran (Steel Mill & Foundry) | - Mengangkat cairan logam panas (ladle) - Pemindahan bilet baja dan koil raksasa | Membutuhkan kelas kerja heavy duty (M7/M8) dengan ketahanan suhu ekstrem dan keamanan ganda. |
| Pembangkit Listrik (Power Plant) | • Pemasangan dan perawatan Turbin • Pengangkatan Generator saat overhaul | Membutuhkan kapasitas angkat sangat besar (ratusan ton) dengan akurasi dan presisi posisi yang sangat tinggi. |
| Galangan Kapal & Otomotif Berat (Shipbuilding & Heavy Equipment) | • Perakitan blok lambung kapal • Pemindahan sasis alat berat (ekskavator/tambang) | Membutuhkan span yang sangat lebar dan kemampuan membalik/memutar posisi beban besar dengan aman. |
| Pabrik Beton Pracetak (Precast Concrete) | • Mengangkat girder beton, tiang pancang • Memindahkan cetakan beton basah/kering | Menangani beban padat yang sangat berat dan bekerja terus-menerus di lingkungan yang berdebu. |
| Gudang Logistik & Kontainer (Heavy Warehousing) | • Penataan logistik material curah/berat • Pemindahan kontainer atau kargo pelabuhan | Membutuhkan kecepatan operasional yang tinggi (high-speed travel) untuk mengejar produktivitas harian. |
